Pro Yearly is on sale from $80 to $50! »

Millennial Leadership & Transformasi Budaya di Pemprov DKI

Millennial Leadership & Transformasi Budaya di Pemprov DKI

Guest Lecture Institut STIAMI-Jakarta, 12 Oktober 2020

065f8a43083329663c7dd899c06066d8?s=128

Dadang Solihin

October 12, 2020
Tweet

Transcript

  1. None
  2. Dadang Solihin is the Deputy Governor of DKI for Culture

    and Tourism. He hold a Doctor of Government Science from Unpad and an MA in Economics from the University of Colorado at Denver, USA. Starting his career from Bappenas since early 1988, he has been a Director for more than 7 years. And the President of the University of Darma Persada Jakarta for 2015-2018. This Bachelor of Development Economics from FE Unpar is the best participant of Diklatpim II 2010 LAN RI and the best participant in the PPRA 2013 Lemhannas RI. He was awarded the Prize of Wibawa Seroja Nugraha. Since 2016 he has held the position of one of the Chairpersons of the Indonesian Student Regiment Alumni Association (IARMI). And in early 2019 he was elected as Chairman of the DKI Regional Research Council for the period 2018-2022. In August 2019 he graduated as the Best Participant in the Senior Planner Training Class of XI from LPEM-FEB University of Indonesia. And in 2020 he was entrusted to hold the position of Secretary General of the Association of Lemhannas Alumni (IKAL) DKI Jakarta Commissariat. dadang-solihin.blogspot.com 2
  3. M A T E R I dadang-solihin.blogspot.com 3 BASIC LEADERSHIP

    TRANSFORMASI BUDAYA MILLENNIAL LEADERSHIP IN A VUCA WORLD Pergub DKI No. 27/2015 tentang Budaya Kerja pada Pemprov DKI Jakarta 4
  4. dadang-solihin.blogspot.co.id 4

  5. HARD SKILLS 01 02 Yaitu penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi dan

    keterampilan teknis yang berhubungan dengan bidang ilmunya. Contoh: Insinyur mesin seharusnya menguasai ilmu dan teknik permesinan, Dokter harus mumpuni bidang ilmu kedokteran, Pemain sepak bola mempunyai ketrampilan teknik menggiring bola Setiap profesi dituntut mempunyai hardskill yang khusus, tetapi softskills bisa merupakan kemampuan yang harus dimiliki di setiap profesi. dadang-solihin.blogspot.com 5
  6. SOFT SKILLS 01 02 INTERPERSONAL SKILLS. Ketrampilan seseorang dalam berhubungan

    dengan orang lain. INTRA-PERSONAL SKILLS. Ketrampilan seseorang dalam mengatur dirinya sendiri Yang mampu mengembangkan unjuk kerja secara maksimal. dadang-solihin.blogspot.com 6
  7. SIKAPMU, BUKAN BAKATMU YANG AKAN MENENTUKAN KETINGGIANMU dadang-solihin.blogspot.com

  8. T R A N S F O R M A

    S I B U DAYA 01 LEARNING HOW TO LEARN Mempelajari, memahami, menghayati dan melaksanakan paradigma baru 02 LEARNING HOW TO UNLEARN Mengevaluasi, mengendapkan, meninggalkan paradigma yang tidak sesuai dengan kekinian. 03 LEARNING HOW TO RELEARN Menggali, menemukan dan mendayagunakan kearifan lama. dadang-solihin.blogspot.com 8
  9. Gejala Transformasi di Indonesia dadang-solihin.blogspot.com 9 Toko Fisik Online Market

    Place Ojek dan Taksi Konvensional GO-Jek, Grab, Uber, dll. Saat ini beberapa jenis model bisnis dan pekerjaan di Indonesia sudah terkena dampak dari arus era digitalisasi • Toko konvensional yang ada sudah mulai tergantikan dengan model bisnis online marketplace. • Taksi atau Ojek Tradisional posisinya sudah mulai tergeserkan dengan moda-moda berbasis online • Distance Learning dari mulai TK sd Perti
  10. Wajah Kegiatan Ekonomi Dunia saat Ini dadang-solihin.blogspot.com 10 Smart Manufacturing

    Smart City e-Education e-Government Online Health Services Cloud Collaborative Sharing economy Marketplace Smart Appliances Saat ini berbagai macam kebutuhan manusia telah banyak menerapkan dukungan internet dan dunia digital sebagai wahana interaksi dan transaksi
  11. Era Baru Industrilisasi Digital dadang-solihin.blogspot.com 11 Ancaman: - Secara global

    era digitalisasi akan menghilangkan sekitar 1 – 1,5 miliar pekerjaan sepanjang tahun 2015-2025 karena digantikannya posisi manusia dengan mesin otomatis (Gerd Leonhard, Futurist); - Diestimasi bahwa di masa yang akan datang, 65% murid sekolah dasar di dunia akan bekerja pada pekerjaan yang belum pernah ada di hari ini (U.S. Department of Labor report). Peluang: - Era digitalisasi berpotensi memberikan peningkatan net tenaga kerja hingga 2.1 juta pekerjaan baru pada tahun 2025 - Terdapat potensi pengurangan emisi karbon kira-kira 26 miliar metrik ton dari tiga industri: elektronik (15,8 miliar), logistik (9,9 miliar) dan otomotif (540 miliar) dari tahun 2015-2025 (World Economic Forum).
  12. Skill di Industri Masa Depan dadang-solihin.blogspot.com 12 Sumber: The Future

    of Jobs Report, World Economic Forum, definisi skill berdasarkan O*NET Content Model, US Department of Labor & Bureau of Labor Statistics Complex Problem Solving Kemampuan untuk memecahkan masalah yang asing dan belum diketahui solusinya di dalam dunia nyata. Skills Scale of Skill Demand in 2020 (Share of jobs requiring skills family as part of their core skill set, %) Social Skill Kemampuan untuk melakukan koordinasi, negosiasi, persuasi, mentoring, kepekaan dalam memberikan bantuan hingga emotional intelligence Process Skill Kemampuan terdiri dari: active listening, logical thinking, dan monitoring self and the others System Skill Kemampuan untuk dapat melakukan judgement dan keputusan dengan pertimbangan cost-benefit serta kemampuan untuk mengetahui bagaimana sebuah sistem dibuat dan dijalankan Cognitive Abilities Skill yang terdiri dari antara lain: Cognitive Flexibility, Creativity, Logical Reasoning, Problem Sensitivity, Mathematical Reasoning, dan Visualization .
  13. Bagaimana Merespon Masa Depan? dadang-solihin.blogspot.com 13 1. Komitmen peningkatan investasi

    di pengembangan digital skills 2. Selalu mencoba dan menerapkan prototype teknologi terbaru, Learning by doing! 3. Menggali bentuk kolaborasi baru bagi model sertifikasi atau pendidikan dalam ranah peningkatan digital skill 4. Dilakukannya kolaborasi antara dunia industri, akademisi, dan masyarakat untuk mengidentifikasi permintaan dan ketersediaan skill bagi era digital di masa depan 5. Menyusun kurikulum pendidikan yang telah memasukan materi terkait human-digital skills
  14. dadang-solihin.blogspot.com 14

  15. • Istilah ini pertama kali digunakan pada tahun 1987 dalam

    menjelaskan teori kepemimpinan Warren Bennis dan Burt Nanus. • Pada 2002 US Army War College memperkenalkan konsep VUCA untuk menggambarkan dunia multilateral yang lebih tidak stabil, tidak pasti, kompleks, dan ambigu yang dirasakan sebagai akibat dari berakhirnya Perang Dingin. • VUCA adalah keadaan yang penuh gejolak (Volatility), tidak pasti (Uncertainty), rumit (Complexity), dan serba kabur (Ambiguity). dadang-solihin.blogspot.com 15 APA ITU V.U.C.A?
  16. • Dalam guncangan VUCA, ada satu yang tidak tergantikan 

    KEPEMIMPINAN. • Peran pemimpin pada semua tingkat jabatan menjadi signifikan untuk bersiasat mengendalikan dunia yang tunggang langgang ini. dadang-solihin.blogspot.com 16 LEADERSHIP IN A VUCA WORLD
  17. • Sang pemimpin harus memiliki tiga kompetensi guna sukses berselancar

    dalam gelombang VUCA. 1. Visi. - Keadaan yang penuh gejolak (volatility) hanya bisa diredam apabila pemimpin memiliki visi yang jelas dan sederhana untuk diwujudkan. dadang-solihin.blogspot.com 17 KOMPETENSI PEMIMPIN VUCA
  18. 2. Inovasi. – Revolusi teknologi informasi membuat sesuatu menjadi tidak

    pasti (uncertainty) dan serba kabur (ambiguity). – Kekuatan bisnis masa lalu, dimana harus tepat dalam perencanaan dan peramalan (forecasting) mengalami degradasi. – Yang sudah direncanakan dengan baik dan diramalkan berbasis pada data-data yang sahih, bisa sekejap menjadi berantakan manakala muncul bisnis sejenis dengan platform berbeda yang jauh lebih murah dan mudah diakses konsumen. – Tugas pemimpin untuk mengantisipasi dengan satu kata kunci: inovasi. 3. Lincah bergerak dimulai dari pemimpin tertingginya sampai ke lapisan paling bawah. Lincah adalah strategi yang sangat ampuh untuk menjawab kerumitan (complexity) dalam bisnis. dadang-solihin.blogspot.com 18 KOMPETENSI PEMIMPIN VUCA
  19. V.U.C.A Kompetensi Pemimpin Gejolak (Volatility)  Visi Tidak Pasti (Uncertainty)

     Inovasi Rumit (Complexity)  Lincah bergerak Serba Kabur (Ambiguity)  Inovasi dadang-solihin.blogspot.com 19 KOMPETENSI PEMIMPIN VUCA
  20. Pergub DKI No. 27/2015 tentang Budaya Kerja pada Pemprov DKI

    Jakarta dadang-solihin.blogspot.com 20 NILAI DEFINISI PEDOMAN PERILAKU INDIKATOR PERILAKU Komitmen Melayani Memberikan pelayanan dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan pada saat ini dan masa datang, baik secara eksternal maupun internal organisasi sehingga tercipta kepuasan dan kepercayaan pelanggan. Responsif • Melayani masyarakat sesuai standar pelayanan minimum (SPM) dan SOP yang berlaku. • Memberikan saran/rekomendasi yang sesuai dengan peraturan yang berlaku. • Aktif melakukan dialog dengan masyarakat. • Terampil dalam menanggapi kebutuhan masyarakat. • Sigap dalam melayani masyarakat. Senyum, Sapa, Sopan dan Santun • Menyapa rekan kerja atau masyarakat di lift/ruangan kerja/ruang rapat dan ruang publik lainnya, • Selalu menjaga sopan santun, • Selalu bersikap ramah, dengan menerapkan 3S (Senyum, Sapa dan Salam). Peduli • Menciptakan kepercayaan publik pada masyarakat (public trust) • Tidak mempersulit pelayanan • Menatap lawan bicara dengan sopan. 4
  21. NILAI DEFINISI PEDOMAN PERILAKU INDIKATOR PERILAKU lntegritas Bertindak dan bersikap

    sesuai dengan nilai-nilai, etika dan kode etik yang berlaku dengan menjadikan dirinya sebagai panutan melalui tindakan nyata, termasuk di dalamnya berani mempertahankan nilai-nilai yang disepakati dalam situasi apapun. Jujur, etis, dan dapat dipercaya • Melakukan perjalanan dinas/workshop sesuai dengan durasi kebutuhan organisasi • Berani menyampaikan pendapat bila terjadi hal yang menyimpang aturan • Mengikuti kode etik profesi • Jujur dalam menggunakan dan mengelola sumber daya di dalam lingkup atau otoritasnya. Tidak melakukan pungli dan korupsi • Tidak mengutip/meminta diluar tarif yang berlaku, • Tidak memperkaya diri sendiri maupun orang lain, • Tidak menerima hadiah/gratifikasi dari masyarakat. Menghindari benturan kepentingan • Melakukan proses pengadaan barang/jasa sesuai prosedur, • Mengutamakan kepentingan organisasi dan masyarakat di atas kepentingan pribadi/golongan. Taat Tunduk dan patuh terhadap segala ketentuan dalam mengelola tugas dan kewenangan sesuai dengan beban kerja atau tanggung jawab yang diberikan. Disiplin • Menggunakan seragam dengan atributnya sesuai ketentuan, • Masuk dan pulang kerja tepat waktu, • Mematuhi seluruh norma/etika yang berlaku di tiap unit kerja, • Memulai rapat/kegiatan dengan tepat waktu, • Menjadi contoh/ketauladanan yang positif. Mengutamakan kepentingan organisasi • Berani menyarripaikan pendapat untuk melakukan perubahan positif, • Menunjukkan komitmen terhadap keputusan bersama dan implementasinya. Mengambil keputusan sesuai lingkup kewenangan • Membuat keputusan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi, • Melakukan koordinasi dengan pihak terkait dalam pengambilan keputusan. dadang-solihin.blogspot.com 21
  22. NILAI DEFINISI PEDOMAN PERILAKU INDIKATOR PERILAKU Akuntabel Dorongan yang mendasari

    seseorang untuk bekerja dengan cerdas, ikhlas dan tuntas, serta bersemangat untuk senantiasa melakukan inovasi yang dibutuhkan untuk perbaikan atau meningkatkan kualitas pekerjaan. Bekerja cerdas, ikhlas dan tuntas • Membuat perencanaan kerja yang obyektif, • Transparan dalam membuat Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kegiatan, • Melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala. lnovatif • Mempelajari keterampilan, pengetahuan serta informasi baru yang dibutuhkan untuk meningkatkan kinerja. • Aktif berkomunil‹asi antar unit kerja untuk membuat inovasi proses bisnis organisasi, • Kreatif dalam pemanfaatan sistem informasi untuk meningkatkan efektivitas proses kerja. Berbagi Pengetahuan dan bersinergi • Meningkatkan pengetahuan dari berbagai media informasi dan diskusi baik formal/informal melalui tatap muka atau secara virtual/online, • Menghargai dan menerima masukan, pendapat dan gagasan dari orang Iain • Menjalin hubungan kerjasama yang harmonis baik secara internal maupun antar SKPD/UKPD. dadang-solihin.blogspot.com 22
  23. None
  24. dadang-solihin.blogspot.com 23