Slide 10
Slide 10 text
“Seharusnya ada kerja sama antara manusia dan Allah. Namun, rencana ini
sangat terganggu oleh pelanggaran Adam. Iblis menjerumuskannya ke dalam
dosa, dan Tuhan tidak lagi berkomunikasi dengan manusia setelah ia berdosa
sebagaimana yang dilakukan-Nya saat ia belum berdosa.
Setelah kejatuhan itu, Kristus menjadi pembimbing Adam. Ia bertindak
mewakili Allah bagi umat manusia, menyelamatkan umat manusia dari
kematian. Ia mengambil peran sebagai perantara. Adam dan Hawa diberi masa
percobaan untuk kembali setia, dan dalam rencana ini, seluruh keturunan
mereka turut disertakan.
Tanpa penebusan oleh Anak Allah, tidak mungkin ada penyaluran berkat atau
keselamatan dari Allah kepada manusia. Allah sangat menjunjung kehormatan
hukum-Nya. Pelanggaran terhadap hukum itu telah menyebabkan pemisahan
yang mengerikan antara Allah dan manusia. Saat masih dalam keadaan tidak
berdosa, Adam menikmati persekutuan yang langsung, bebas, dan penuh
sukacita dengan Sang Pencipta. Setelah pelanggaran itu, Allah hanya
berkomunikasi dengan manusia melalui Kristus dan para malaikat.”
EGW (Conflict and Courage, January 14)