Upgrade to Pro — share decks privately, control downloads, hide ads and more …

React_Native_101.pdf

Avatar for David Winalda David Winalda
April 13, 2021
20

 React_Native_101.pdf

Avatar for David Winalda

David Winalda

April 13, 2021

Transcript

  1. David Winalda - 28 Februari 2021 React Native 101 Berkenalan

    dengan konsep dan roadmap React Native
  2. Objectives (1) Apa saja yang akan kita dapatkan setelah webinar

    ini • Mengetahui apa itu React Native • Kenapa menggunakan React Native • Siapa saja yang sudah menggunakan React Native • Arsitektur React Native • Perbedaan React Native CLI dan Expo • Mengetahui prerequisites yang diperlukan • Mengetahui cara Setup Environment React Native
  3. Objectives (2) Apa saja yang akan kita dapatkan setelah webinar

    ini • Membuat project baru • Menjalankan Aplikasi dan Emulator • Basic Component • Mengenal styling pada React Native • Mengenal konsep routing pada React Native • Mengetahui beberapa alternatif Backend pada React Native • Mengetahui step publish aplikasi ke playstore
  4. React Native adalah sebuah framework untuk membangun cross platform native

    mobile apps menggunakan React. React Native rilis pada tahun 2015 React JS rilis pada tahun 2013
  5. React Native dibuat dan dikembangkan oleh engineer dari Facebook pada

    tahun 2015. React Native bersifat Open Source.
  6. • Learn once, write anywhere (save time and resource) •

    Bukan web view, tetapi native code app • Menggunakan React JS • Learning curve cukup mudah • Refresh rendering • React Native is the future • Large community
  7. • Mobile Games • Utility, Media Players, Navigation Apps, and

    a lot of computation • Heavy Projects & High Customizations • Speci fi cally built for one OS • But many developers believe React Native will still doing improvement
  8. Pada dokumentasi React Native, pada saat instalasi akan ada pilihan

    Apakah mau menjalankan Reatc Native pada React Native CLI atau Expo
  9. • React Native CLI Adalah built-in langsung dari React Native

    • Expo Adalah framework yang dapat digunakan untuk membangun sebuah aplikasi React khususnya React Native. Expo menyediakan tools, library, dan services yang dapat langsung kita gunakan untuk Membuat aplikasi React Native
  10. Kamu baru memasuki dunia mobile development • Proses setup lebih

    cepat • Tidak perlu instal Andoroid SDK ataupun iOS SDK karena Expo menggunakan SDK nya sendiri • Tidak perlu instal Android Studio ataupun Xcode • Hanya memerlukan Node JS • Dapat langsung menggunakan Playground bernama Snack • Dapat membuat aplikasi React Native
  11. Pertimbangan lainnya • Beberapa fi tur seperti Push Noti fi

    cation dan Facebook login sudah disediakan oleh Expo • Beberapa library seperti maps, camera, dan gallery sudah di sediakan Expo sehingga tidak perlu menambahkan library dan dapat berjalan pada Android dan IOS
  12. • Expo lebih cocok digunakan dalam pengembangan aplikasi sederhana yang

    tidak memerlukan kode pada level native module atau fi tur- fi tur dasar yang sudah didukung oleh Expo • Aplikasi yang dibuat dengan Expo memiliki ukuran (size) yang besar sekitar 25 mb (pada react native sekitar 10mb) • Expo tidak mendukung background process sehingga fi tur seperti tracking tidak dapat berjalan pada aplikasi • React Native CLI sudah sangat stable dan realiable jika kita membuat aplikasi untuk jangka panjang dan mudah untuk scalable.
  13. Setup Environment Apa saja yang harus disiapkan • Text Editor

    & Extension • Node JS dan JDK • Android Studio • Android Emulator / Real Device Android (Gunakan AirDroid) • Xcode • iOS Simulator / Real Device iPhone • React Native Debugger • React Native Installation • React Native Folder Structure
  14. Extension Install extension pada Visual Studio Code • ES7 React/Redux/GraphQL/React-Native

    snippets • ESLint • Prettier • Bracket Pair Colorizer • Path Intellisense • GitLens • Codetime
  15. Setup ESLint • Install Extension ESLint pada Text Editor •

    Install package ESLint secure global untuk menggunakan CLI (npm i -g eslint) • Buat fi le package.json • Gunakan ESLint pada sebuah project menggunakan CLI Eslint (eslint —init) • Setup setting.json pada VSC • Optional • Setup lint pada script package.json • “lint”: “eslint .” • “ fi x-lint”: “eslint . — fi x”
  16. Hal lain yang perlu dikuasai untuk design pada React Native

    • Height dan Width • Flexbox • Position • Images
  17. Tentunya proses routing pada website yang menggunakan React JS dan

    mobile apps yang menggunakan React Native akan berbeda secara behaviour
  18. Backend untuk React Native React Native sangat fl eksibel untuk

    menggunakan service dari bahasa pemrograman, framework, hingga SaaS platform apapun untuk digunakan sebagai backend • Express JS • Go • GraphQL • Laravel • Firebase
  19. Mempublish mobile app yang telah kita buat menggunakan React Native

    pada masing-masing platform (Android dan iOS) memiliki step dan mekanisme yang berbeda
  20. Langkah-langkah untuk mempublish aplikasi React Native ke Google Playstore •

    Persiapkan icon launcher dan nama aplikasi • Generate keystore • Setup gradle • Generate release APK • Testing pada mode production/public/release • Melakukan pembayaran registrasi pertama kali pada Playstore sebesar $25 • Mengisi beberapa data yang diperlukan • Upload bundle aplikasi • Tunggu proses approval (+- 7 Hari kerja)