2b7a84f6138fbf5bbf9f1b82b2e5d09c?s=128

Parrish Gammelgaard

hastings41mahmoud

Wawancara beasiswa ialah tahapan super penting. Istilahnya piala wilayah, kamu sungguh masuk takat final. Tinggal selangkah lagi menuju beasiswa impian! Persiapan yang remaja itu wajib bagi kau yang ingin memenangkan dana siswa. Silakan disimak kelima pertanyaan umum yang biasa ditanyakan saat wawancara, agar sampeyan nantinya bisa memberikan pengarahan yang paling maksimal:

1. “Ceritakan mengenai dirimu sendiri”

Biasanya perbincangan ini dilontarkan di dahulu wawancara. Awak sebaiknya memforsir momen tersebut untuk menafsirkan hal-hal yang tidak kamu cantumkan dalam CV dan essay, yang sekalian menunjukkan petunjuk diri sampeyan.

Contoh aja, mungkin sampeyan menjalankan satu buah blog yang membandingkan makanan yang tersedia di foto menu serta makanan aslinya. Atau jika kamu sangat hobi berperan catur serta tidak pernah kalah! Intinya, gunakan putaran ini untuk membuat dirimu menonjol dipadankan kandidat unik.

2. “Jelaskan kekuatan & kelemahan top kamu”

Pertanyaan ini memerlukan sedikit trik dalam meningkah. Jangan seharga menyebutkan bahwa kamu ialah seorang pekerja keras & perfeksionis sebagai jawaban, namun kamu pula harus memahami contoh kasus dimana kau benar-benar menampilkan kemampuan pikulan keras kamu. Serta selama dimana sifat perfeksionis kau menyebabkan sesuatu yang rendah.

Di sini, pewawancara ingin mengamati seberapa hebat kamu mengetahui diri sendiri. Juga, sebagai sedikit tepat saat membaca kelemahan juga tidak segalanya. Namun, sepantasnya kamu juga ceritakan apa-apa saja yang telah kamu lakukan untuk membereskan hal tersebut.

3. ”Bagaimana kamu tahu diri seorang diri lima tahun dari masa ini? ”

Disini penyelenggara beasiswa ingin tahu apakah awak sudah mempunyai rencana kali panjang. Jadi, daripada hanya menjawab kalau kamu ingin lulus akurat waktu dan membangun jual beli sendiri, dengan lebih baik bila kau bisa menjelaskan sedikit rancangan untuk mencecah visi awak kedepannya.

Misalnya, kamu ingin menjalankan jual beli di sudut pandangan pendidikan. Dipastikan dari masa ini, kamu sudah biasa banyak meninggalkan riset dalam bidang itu, atau lebih dari itu menjadi relawan di sekitar kegiatan tuntunan.

4. “Ceritakan pengalaman engkau melewati tantangan terbesar di hidup”

Sepantasnya sudah kau pikirkan matang-matang tantangan ribut apa yang paling elok untuk diceritakan di sini. Apakah prestasimu merebut nilai sembilan di sekolah adalah sesuatu yang pas keren? Atau kamu bisa menceritakan hal lainnya menyerupai (amit-amit) memisahkan orang tua yang selalu bertingkuh, membantu kawan yang selalu di-bully, ataupun saat berhadapan dengan hamba yang menyia-nyiakan.

5. “Mengapa kami kudu memberikan beasiswanya kepada kamu? ”

Mendalam. Kamu gak bisa hanya bergantung di prestasi imajiner dan sistem kamu di sini. Sebab, getah perca kandidat yang lain yang sudah biasa mencapai takat wawancara beasiswa juga mempunyai prestasi yang tidak kalah hebatnya (atau bahkan lebih hebat).

Jadi, kecuali kamu sanggup mengakui bahwa kandidat lainnya juga setara hebatnya. Kamu bisa berfocus pada hal-hal yang dapat kamu lakukan untuk berkontribusi di universitas atau jawatan kuasa penyelenggara darma siswa. Kamu pun bisa menyampaikan kualitas non akademis yang lain yang engkau miliki sebagaimana kegiatan wirausaha atau relawan.

Di Galedu, kamu bisa menemukan beribu-ribu info darma siswa untuk siswa Indonesia dengan gratis. Seluruhnya dapat dicari berdasarkan keturunan seperti tahap pendidikan serta lokasi. Informasi Beasiswa Terbaru Oleh karena itu, nantinya engkau bisa mencoba beasiswa S1, beasiswa S2, beasiswa dalam negeri, dan beasiswa luar zona dengan kian mudah!

Parrish Gammelgaard hasn't published any talks.