design architecture dengan kebutuhan setiap organisasi. Contoh: aplikasi web yang diharapkan memiliki lonjakan trafik yang tinggi. Desainnya mencakup penggunaan load balancer untuk mendistribusikan trafik, auto-scaling untuk menyesuaikan jumlah server secara otomatis, dan database terdistribusi untuk menjamin ketersediaan data. Planning mempertimbangkan strategi migrasi, downtime yang diizinkan, dan pengujian pasca-migrasi.
tahap di mana rencana dan desain arsitektur cloud menjadi sistem yang berfungsi dan siap untuk digunakan. implementasi mencakup serangkaian tindakan teknis untuk membangun, mengkonfigurasi, aplikasi di lingkungan cloud. Contoh Implementasi: - Implementasi Infrastruktur sebagai Kode (Infrastructure as Code/IaC Design Planning
Security Keamanan melindungi infrastruktur, aplikasi, dan data di lingkungan cloud dari berbagai ancaman. Keamanan memfilter siapa saja yang mempunyai akses cloud kita dan ditangani dengan Identity & Access Management Contoh - Mengelola identitas pengguna dan hak akses termasuk penggunaan autentikasi multi-faktor (MFA) - Network Access List (NACLs)
Planning Monitoring komponen penting dari manajemen cloud, untuk mengidentifikasi dan mengatasi masalah sebelum berdampak pada pengguna. Contoh: - penggunaan CPU, penggunaan memori, lalu lintas jaringan, dan waktu respons aplikasi. - pengumpulan dan analisis log dari aplikasi dan infrastruktur cloud.