74cb3f70398cd2ca3bd4c12672526c39?s=128

Kincaid Cote

johannsenjohannsen30

Pengertian Hak Kekayaan Moral. Kekayaan Terpelajar atau Hak Kekayaan Psikis (HKI) alias Hak Milik Intelektual ialah padanan tanda yang lazim digunakan dalam Intellectual Property Rights (IPR) atau Geistiges Eigentum, pada bahasa Jermannya. Istilah / terminologi Hak Kekayaan Moral (HKI) dikenakan untuk perdana kalinya pada tahun 1790. Adalah Fichte yang dalam tahun 1793 mengatakan tentang hak milik dari si pencipta terselip pada bukunya. Yang dimaksud dengan Hak milik disini bukan buku sebagai massa, tetapi buku dalam ulasan isinya. Madah HKI terdiri dari 3 kata kunci, ialah Hak, Gaji, dan Terpelajar. Kekayaan merupakan abstraksi yang dapat dimiliki, dialihkan, dibeli, maupun dijual.
Hak Tabungan Intelektual, disingkat “HKI” alias akronim “HaKI”, digunakan untuk Intellectual Property Rights (IPR), yakni Hak yang tampak bagi dampak olah pikir yang menghasikan suatu produk atau reaksi yang bernilai untuk wong pada intinya HKI merupakan hak untuk menikmati berdasar pada ekonomis kinerja dari uni kreativitas psikis. Objek yang diatur di HKI ialah karya-karya yang timbul atau lahir olehkarena itu kemampuan intelektual manusia.

Adapun kekayaan moral merupakan tabungan atas seluruh hasil pembuatan kecerdasan kelicikan seperti teknologi, pengetahuan, kompetensi, sastra, gubahan lagu, paper, karikatur, serta lain-lain yang berguna untuk manusia. Tujuan yang diatur dalam HKI adalah karya-karya yang tampak atau lahir karena pengaruh intelektual oknum. hak kekayaan intelektual (private rights). Seseorang bebas untuk mengajukan permohonan atau menyertakan karya intelektualnya atau tidak. Hak eklusif yang diberikan Negara kepada individu pelaku HKI (inventor, pencipta, perancang dan sebagainya) tiada beda dimaksudkan serupa penghargaan buat hasil makalah (kreativitas) nya dan supaya orang beda terangsang dalam dapat lebih jelas mengembangkannya lagi, sehingga secara sistem HKI tersebut kurnia masyarakat ditentukan melalui metode pasar.


Disamping itu, bentuk HKI mengganjal diadakannya bentuk dokumentasi yang baik kepada segala susunan kreativitas manusia sehingga peluang dihasilkannya teknologi atau tulisan lainnya yang serupa dapat dihindari atau dicegah. Dengan semangat dokumentasi yang baik mereka, diharapkan bangsa dapat memanfaatkannya dengan tertinggi untuk maksud hidupnya / mengembangkannya lebih lanjut untuk memberikan nilai terus yang kian tinggi sedang.

Teori Hak Kekayaan Moral (HKI) luar biasa dipengaruhi sama pemikiran John Locke tentang hak milik. Dalam bukunya, Locke mengatakan bahwa Hak milik atas seorang oknum terhadap zat yang dihasilkannya itu sudah biasa ada semenjak manusia wujud. Benda di dalam pengertian disini tidak hanya benda yang berwujud akan tetapi juga benda yang maya, yang dikenal sebagai dengan Hak milik atas benda yang tidak berwujud yang merupakan hasil dari intelektualitas manusia.

Kincaid Cote hasn't published any talks.