Dapat diterapkan di GUI, WEB, API, dll. Penggunaan perangkat lunak untuk mengontrol pelaksanaan tes, perbandingan hasil aktual dengan hasil prediksi, pengaturan dari prasyarat pengujian, dan pengendalian uji lainnya serta pelaporan fungsi dan hasil uji. Definisi
biaya 2. Sulit untuk menguji situs multibahasa secara manual 3. Otomatisasi tidak memerlukan campur tangan manusia. Anda dapat menjalankan automation test tanpa pengawasan 4. Otomatisasi meningkatkan kecepatan pelaksanaan pengujian dan cakupan pengujian 5. Pengujian manual bisa menjadi membosankan dan karena hal tersebut bisa menyebabkan kesalahan
kali 2. Testcase yang yang terlalu kompleks dan sulit untuk dilakukan secara manual 3. Testcase yang memakan waktu 4. Testcase yang memiliki resiko tinggi
2. Kecepatan dan efisiensi 3. Tes yang dapat dilakukan berulang dengan coding yang dapat di update secara berkala Cons 1. Lebih mahal 2. Kurangnya human element 3. Tidak adanya feedback mengenai UI
pengujian perangkat lunak. Hal ini membantu tim penguji untuk memperkirakan upaya pengujian yang diperlukan, test coverage, resource tracking, execution progress, dll. INTRODUCTION
ad-hoc dan memverifikasikan hasilnya. Namun faktanya, pengujian adalah kegiatan yang sangat formal dan didokumentasikan secara rinci. Test Documentation membuat perencanaan (planning), peninjauan (review), dan pelaksanaan pengujian menjadi mudah (test execute) serta dapat di verifikasi (verification).
menjelaskan prinsip, metode, dan semua tujuan pengujian penting organisasi. 2. Test strategy, sebuah dokumen tingkat tinggi yang mengidentifikasi Tingkat Tes (jenis) yang akan dieksekusi untuk proyek tersebut. 3. Test Plan, merupakan dokumen perencanaan lengkap yang berisi scope, approach, resources, schedule, dll dari semua aktifitas pengujian. 4. Requirements Traceability Matrix, merupakan dokumen yang menghubungkan requirements dengan test cases. 5. Test Scenario, sebuah item atau peristiwa dari sebuah software yang dapat diverifikasi lebih dari satu test case. 6. Test Case, merupakan sebuah kelompok data seperti value (steps), precondition, postcondition, & results. Ini menjadi bagian dari Test Scenario. 7. Test Data, merupakan data yang dipersiapkan atau sudah ada sebelum pengujian dijalankan. Ini digunakan untuk mengeksekusi test case. 8. Defect Report, laporan terdokumentasi dari setiap cacat software yang gagal menjalankan fungsi yang diharapkan. 9. Test Summary Report, merangkum semua aktifitas pengujian serta hasil pengujian.
fase awal pembuatan project sehingga test doc dapat dibuat secara parallel 2. Jangan hanya membuat lalu diabaikan, update dokumen secara berkala untuk disesuaikan 3. Gunakan version control untuk me-menejemen dan me-track sebuah dokumen 4. Dokumentasikan apa yang anda butuhkan untuk memahami pekerjaan Anda dan apa yang Anda perlukan untuk menghasilkan kepada stakeholders Anda 5. Anda harus menggunakan standard template untuk membuat sebuah dokumentasi dalam bentuk docs atau excel. 6. Simpan dokumen didalam satu lokasi untuk dapat diakses oleh semua tim untuk menjadi sebuah referensi dan update apabila diperlukan 7. Tidak memberikan detail yang cukup juga merupakan kesalahan umum saat membuat dokumen pengujian