dapat mengubah besaran listrik dari gelombang terbimbing menjadi gelombang elekromagnetik (GEM) untuk ditransmisikan ke udara bebas atau sebaliknya. Antena menurut pancaran radiasi dibagi menjadi dua tipe yaitu directional dan omnidirectional/non-directional, yang memiliki arah pancaran antenanya masing- masing. lalu bagaimana dengan pancaran Antena? Tuesday, May 15, 2018
ke arah dominan tertentu. Antena dengan pola radiasi unidireksional sering digunakan pada komunikasi point to point. Omnidireksional adalah arah pancaran antena ke berbagai arah dengan energi pada satu bidang sama besar. Pola radiasi (Unidireksional) Pola radiasi (Omnidireksional) Tuesday, May 15, 2018
dari berbagai potongan bahan yang berbeda dan memiliki ukuran kecil/tipis. Terdapat tiga komponen utama dari Antena Mikrostrip yaitu: Groundplane Patch Substrat *Gambar Antena Mikrostrip Tuesday, May 15, 2018
diartikan representasi grafis karakteristik radiasi antena pada medan jauh sebagai fungsi arah. *Gambar Pola radiasi Antena Pada gambar terdapat: Main Lobe, Minor Lobe, Side Lobe, Back Lobe, Half Power Beam Width, First Null Beam Width, Front to Back Ratio, Cross Polarization Ratio. Tuesday, May 15, 2018
dilihat dari nilai parameter- parameter antena tersebut. Parameter Keterangan N I L A I Perhitungan Optimasi Optimasi r Jari-jari Patch 17,46 17 16 4,9 0,8 1,5 16,44 16,44 13 0,035 0,035 0,35 1,6 1,6 1,6 44,52 43,6 43,6 56,16 55,24 43 Lebar Feed Panjang Feed Tebal Konduktor Tebal Dielektrik Lebar Groundplane Panjang Groundplane wf lf t h wg lg Unidireksional omnidireksional Tuesday, May 15, 2018
desain antena dapat dilihat pada gambar. Gambar 1. Desain Antena Mikrostrip (Unidireksional) Gambar 2. Desain Antena Mikrostrip (Omnidireksional). Tuesday, May 15, 2018
rasio perbandingan antara gelombang datang dan gelombang pantul dimana kedua gelombang tersebut membentuk gelombang berdiri. Gambar 1. Hasil nilai VSWR (Unidireksional) Tuesday, May 15, 2018
rasio perbandingan antara gelombang datang dan gelombang pantul dimana kedua gelombang tersebut membentuk gelombang berdiri. Gambar 2. Hasil nilai VSWR (Omnidireksional) Tuesday, May 15, 2018
parameter yang digunakan untuk mengetahui berapa banyak daya yang hilang pada beban dan tidak kembali sebagai pantulan. Gambar 1. Hasil simulasi return loss (Unidireksional) Tuesday, May 15, 2018
parameter yang digunakan untuk mengetahui berapa banyak daya yang hilang pada beban dan tidak kembali sebagai pantulan. Gambar 2. Hasil simulasi return loss (Omnidireksional) Tuesday, May 15, 2018
yang berkaitan dengan kekuatan gelombang radio yang dipancarkan oleh antenna ataupun tingkat penerimaan sinyal yang diterima oleh antenna pada sudut yang berbeda. Gambar 2. Hasil simulasi return loss (Unidireksional) Tuesday, May 15, 2018
yang berkaitan dengan kekuatan gelombang radio yang dipancarkan oleh antenna ataupun tingkat penerimaan sinyal yang diterima oleh antenna pada sudut yang berbeda. Gambar 2. Hasil simulasi return loss (Omnidireksional) Tuesday, May 15, 2018
ke site B ) = 0,73 km d1 ( site A ke site penghalang ) = 0,6 km d2 ( site penghalang ke site c ) = 0,13 km Frekuensi = 2.4 Ghz = 2400 MHz Untuk menghitung nilai fresnel zone dapat digunakan rumus sebagai berikut: Clearence Factor ho (tinggi gedung asrama putra) = 15m ht1 ( tinggi tanah pada site A ) = 669m ht2 ( tinggi tanah pada site B ) = 669m ht0 ( tinggi tanah pada obstacle ) = 669m h0 ( jumlah total obstacle ) h.obstacle (15m) + h. Permukaan tanah (669m) = 684m Untuk menentukan ketinggian antena dapat dirumuskan sebagai berikut. Tuesday, May 15, 2018
dapat dicari dengan perumusan berikut. Fading Margin PRx = -75 dBm PTh = -90 dBm a = 1 ( permukaan tanah biasa ) b = ½ (daerah tropis ) Untuk menentukan nilai fading margin dapat dirumuskan sebagai berikut: Parameter Available System Untuk mendapatkan nilai Av dapat dicari dengan perumusan berikut. Tuesday, May 15, 2018