Save 37% off PRO during our Black Friday Sale! »

Scaling Scrum

B06efdbe1ad74aadfc2d4bcc61627421?s=47 -danny
February 11, 2020

Scaling Scrum

Nexus adalah framework untuk scaling Scrum yang dapat digunakan untuk 3–9 Scrum Teams. Roles, events, artifacts, dan rules disesuaikan untuk skala yang lebih besar. Hal yang penting sebelum memutuskan melakukan scaling antara lain adalah apakah bisa kita perbaiki saja cara kita bekerja untuk lebih baik mencapai nilai yang diperlukan, tanpa scaling.

B06efdbe1ad74aadfc2d4bcc61627421?s=128

-danny

February 11, 2020
Tweet

Transcript

  1. SCALING SCRUM Kompetensi: Memahami dan Menjalankan Agile

  2. Hai, I’m danny! @alternat0 danny.wuysang@bfi.co.id

  3. Join the community

  4. Nexus framework untuk scaling Scrum Tujuan: • menciptakan koneksi antar

    tim • menjaga kelangsungan bottom-up intelligence Fondasi: • transparansi • scaling dengan cara yang seseragam mungkin
  5. Dependencies • scope overlap • urutan implementasi pengetahuan terbagi requirement

    terlihat pada software Requirements Domain Knowledge Software and test artifacts
  6. ROLES NEXUS INTEGRATION TEAM PO yang dedicated SM dapat berasal

    dari tim lain Dev Team perwakilan dari tim-tim
  7. Hanya satu Product Backlog ARTIFACTS

  8. • ditambahkan • dibuat di sekitar • menggantikan event Scrum

    EVENTS
  9. Refine the Product Backlog 1. Tim mana yang akan mengerjakan

    pekerjaan apa? 2. Bagaimana urutan pengerjaan yang terbaik? Diskusikan 1. Pemecahan dan pengurutan PBI 2. Visualisasi dan pengelolaan ketergantungan Lakukan
  10. Visualisasi Ketergantungan oleh Rob Maher dan Patricia Kong

  11. Refine the Product Backlog • Pindahkan pekerjaan antar tim •

    Pindahkan anggota antar tim • Mengatur kembali pekerjaan • Strategi berbasis resiko Minimalisir dan Hilangkan Resiko
  12. Nexus Sprint Planning Nexus Sprint Goals Nexus Sprint Backlogs Individual

    Team Sprint Goals Individual Team Sprint Backlogs
  13. Pekerjaan Pengembangan harus sering melakukan build, test, dan deploy secara

    terintegrasi
  14. Nexus Daily Scrum Nexus Daily Scrum Individual Team Daily Scrum

  15. Nexus Sprint Review Hanya satu Sprint Review

  16. Nexus Sprint Review • Sprint Review hanya menjadi Demo •

    Stakeholder yang hadir terlalu banyak • Para developer tidak lagi menghadiri Masalah yang sering terjadi 1. Demo bulanan selain Sprint Review dua mingguan 2. Sprint Review yang terpisah untuk “lingkaran kecil” dan “lingkaran besar” 3. Review secara berkesinambungan, di luar Sprint Review Eksperimen yang dapat dilakukan
  17. Nexus Sprint Retrospective • Apakah ada pekerjaan yang tidak diselesaikan?

    Apakah Nexus menghasilkan tech debt? • Apakah untuk semua artifact, terutama code, sering diintegrasikan dengan sukses? • Apakah software cukup sering di-build, tes, dan deploy dengan sukses? Bicarakan • Mengapa ini terjadi? • Bagaimana memperbaiki tech debt ini? • Bagaimana supaya hal ini tidak terjadi lagi? Jawab
  18. Apa bisa kita perbaiki saja cara kita bekerja sekarang? Berapa

    tim yang sebenarnya kita butuhkan? Mengapa? Bagaimana kita akan membagi misi dari masing-masing tim? FIRST THINGS FIRST Apakah kita akan memerlukan 3 tim atau lebih?
  19. NEXUS+ lebih dari 1 Nexus lebih dari 9 tim praktek-praktek

    yang sudah disesuaikan feedback yang cepat
  20. ©1993 – 2018 Scrum.org All Rights Reserved @ScrumDotOrg Patricia Kong,

    Nic Easton, Valerie Pearce 1 May 15, 2018 Scrum Pulse Webinar Using Team Self-Selection to Reorganize Our Scaling Initiative
  21. 7GEPMRK7GVYQ %RKKE4VEXEQE)OMTE 

  22. Credits • Presentation design inspired by Luthfy Duana’s Hypebeast minimal

    modern template • Main theme photo by Adam Birkett on Unsplash • Translated to Indonesian based on Scrum Master Learning Path, Understanding and Applying Scrum competency, Scaling Scrum focus area by scrum.org • Some explanation based on discussion with Joshua Partogi • A section based on a talk by Angga Pratama • Mail icon made by Freepik from www.flaticon.com