Save 37% off PRO during our Black Friday Sale! »

Karakterisasi Parameter Fisik-Kimia Airtanah dan Analisis Kualitas Airtanah Di Lereng Timur Laut Gunung Malabar, Jawa Barat

Karakterisasi Parameter Fisik-Kimia Airtanah dan Analisis Kualitas Airtanah Di Lereng Timur Laut Gunung Malabar, Jawa Barat

Karakterisasi Parameter Fisik-Kimia Airtanah dan Analisis Kualitas Airtanah Di Lereng Timur Laut Gunung Malabar, Jawa Barat

M. Rifky Rizqullah – 12017026

Dosen Pembimbing:
Dasapta Erwin Irawan
Arif Susanto

482627ef66f15a078118328915d9d092?s=128

Dasapta Erwin Irawan

November 24, 2021
Tweet

Transcript

  1. Karakterisasi Parameter Fisik-Kimia Airtanah dan Analisis Kualitas Airtanah Di Lereng

    Timur Laut Gunung Malabar, Jawa Barat M. Rifky Rizqullah – 12017026 Dosen Pembimbing: Dasapta Erwin Irawan Arif Susanto 01
  2. Kerangka Presentasi Pendahuluan Geologi dan Hidrogeologi: Regional Daerah Penelitian Karakteristik

    Airtanah, dan Kualitas Airtanah 02 Sintesis Geologi Kesimpulan
  3. Pendahuluan 03

  4. Latar Belakang Masyarakat masih bergantung pada airtanah yang bersumber dari

    mata air Ditemukannya sampah di sekitar sungai Ditemukannya oksida besi di beberapa mata air
  5. Tujuan 1. Mengetahui kondisi tatanan geologi daerah penelitian yang meliputi

    penyebaran batuan, geomorfologi, stratigrafi, struktur geologi, dan sintesis geologi di daerah Arjasari dan sekitarnya. 2. Mengetahui kondisi hidrogeologi daerah penelitian yang meliputi tinggi muka airtanah, fasies hidrokimia, parameter fisik-kimia airtanah, dan kualitas airtanah daerah Arjasari dan sekitarnya.
  6. Daerah Penelitian Koordinat : ± 9210000-9219000 mN dan ± 790000-798000

    mE Zona 48S Elevasi : 756 – 2255 m Luas : 72 km2 Provinsi Jawa Barat Kabupaten Bandung Kecamatan Arjasari (Desa Pinggirsari, Ancolmekar, Arjasari, Baros, Mekarjaya, Mangunjaya, Lebakwangi, Patrolsari, Rancakole) Kecamatan Ciparay (Desa Babakan) Kecamatan Pacet (Desa Mekarsari, Mekarjaya, Cinanggela, Cikitu, Pangauban, Maruyung)
  7. Diagram Alir Penelitian

  8. Geologi Regional dan Hidrogeologi Regional

  9. Fisiografi Regional Secara fisiografi, daerah penelitian termasuk ke dalam Zona

    Bandung (Van Bemmelen dalam Martodjojo, 1984)
  10. Stratigrafi Regional Satuan geologi di daerah penelitian

  11. Hidrogeologi Regional Berdasarkan Peta Hidrogeologi Regional (Soetrisno, 1983) Daerah penelitian

    terdiri atas Setempat Akuifer Produktif (aliran melalui celahan dan ruang anar butir), Akuifer dengan Produktivitas Sedang dan Penyebaran Luas (aliran melalui celahan dan ruang anar butir), dan Daerah Airtanah Langka atau Tak Berarti dengan litologi akuifer merupakan endapan volkanik muda
  12. Geologi Daerah Penelitian

  13. Analisis Khuluk Gumuk Terdapat 5 Khuluk : • Malabar •

    Rakutak-Dogdog • Tilu • Tanjaknangsi • Baleendah Dengan fokus penelitian berada di sebelah timur laut khuluk Malabar (Gumuk Malabar dan Puntang) dan sebagian Khuluk Baleendah (Gumuk Tikukur 1) (Arif dkk., xxxx)
  14. Analisis Pola Aliran Sungai Pola aliran sungai daerah penelitian didominasi

    oleh pola aliran sungai radial dengan titik pusatnya dari Khuluk Malabar. Terdapat juga pola lairan densritik di timur laut daerah penelitian
  15. Peta Geomorfologi 9 Satuan Geomorfologi 1. Dataran Lahar Kaki Gunungapi

    Malabar 2. Punggungan Aliran Lava dan Piroklastik Malabar 3. Dinding Kaldera Malabar 4. Kipas Aliran Piroklastik Malabar 5. Kaldera Malabar 6. Kubah Lava Mekarjaya 7. Lembah Sesar Citiis 8. Perbukitan Sisa Gunungapi Baleendah 9. Punggungan Aliran Lahar Malabar
  16. Satuan Dataran Kaki Gunungapi Malabar Luas : 5,280 km2 Persentase

    dari Daerah Penelitian : 7,3% Kemiringan Lereng : 0 – 15% Elevasi : 770 – 870 mdpl Titik pengambilan gambar 07/08/2021 12.02 796108, 9215787
  17. Satuan Punggungan Aliran Lava dan Piroklastik Malabar Luas : 36,463

    km2 Persentase dari Daerah Penelitian : 50,7% Kemiringan Lereng : 30 – 140% Elevasi : 850 – 2200 mdpl Titik pengambilan gambar 24/08/2021 12.43 798190, 9214604
  18. Satuan Dinding Kaldera Malabar Luas : 0.293 km2 Persentase dari

    Daerah Penelitian : 0,4% Kemiringan Lereng : 30 – 140% Elevasi : 2120 – 2310 mdpl Titik pengambilan gambar 24/08/2021 12.43 798190, 9214604
  19. Satuan Kipas Aliran Piroklastik Malabar Luas : 20,88 km2 Persentase

    dari Daerah Penelitian : 29% Kemiringan Lereng : 7 – 70% Elevasi : 775 – 1280 mdpl Titik pengambilan gambar 24/08/2021 12.43 798190, 9214604
  20. Satuan Kaldera Malabar Luas : 1,769 km2 Persentase dari Daerah

    Penelitian : 2,5% Kemiringan Lereng : 7 – 140% Elevasi : 1825 – 2230 mdpl
  21. Satuan Kubah Lava Mekarjaya Luas : 0,334 km2 Persentase dari

    Daerah Penelitian : 0,4% Kemiringan Lereng : 30 – 70% Elevasi : 1385 – 1540 mdpl Titik pengambilan gambar 27/08/2021 11.22 791529, 9214996
  22. Satuan Lembah Citiis Luas : 0,936 km2 Persentase dari Daerah

    Penelitian : 1,3% Kemiringan Lereng : 30 – 70% Elevasi : 1370 – 1810 mdpl Titik pengambilan gambar 27/08/2021 16.15 792013, 9214003
  23. Satuan Perbukitan Sisa Gunungapi Baleendah Luas : 3,064 km2 Persentase

    dari Daerah Penelitian : 4,3% Kemiringan Lereng : 15 – 70% Elevasi : 820 – 1025 mdpl Titik pengambilan gambar 01/09/2021 12.19 792143, 9214730
  24. Satuan Punggungan Aliran Lahar Malabar Luas : 2,900 km2 Persentase

    dari Daerah Penelitian : 4% Kemiringan Lereng : 7 – 70% Elevasi : 755 – 1345 mdpl Titik pengambilan gambar
  25. Tahapan Geomorfik Tahapan Geomorfik daerah penelitian masuk kedalam tahapan geomorfik

    muda- dewasa.
  26. Peta Volkanostratigrafi

  27. Penampang Volkanostratigrafi

  28. Kolom Stratigrafi Keterangan: Khu: Khuluk Gm: Gumuk k: Kubah Lava

    l: Lava j: Jatuhan Piroklastik a: Aliran Piroklastik lh: Lahar Format mengikuti Sandi Stratigrafi Indonesia (Martodjojo dan Djuhaeni, 1996)
  29. 1. Satuan Lava Baleendah Andesit, segar, abu-abu gelap, tekstur porfiritik,

    inequigranular, hipokristalin, fenokris (20%), berupa plagioklas (50%), kuarsa (50%), masa dasar afanitik (80%) berwarna abu-abu gelap Lokasi berada di sebelah dinding sebelah timur Gunung Tikukur. Singkapan andesit berdimensi 10 x 4 m kondisi segar – lapuk, terdapat mineral yang teralterasi dikarenakan dekat zona sesar SW NE Titik pengambilan gambar Sayatan sampel batuan andesit (Pratama, 2015) 01/09/2021 15.58 795620, 9218294
  30. 1. Satuan Lava Baleendah Sayatan sampel batuan andesit (Pratama, 2015)

    Sayatan tipis andesit; hipokristalin; porfiritik; fenokris (45%), terdiri dari plagioklas (39%), piroksen (3%), dan mineral opak (3%), berukuran 0,125-2,375 mm, subhedraleuhedral; massa dasar (55%), berukuran <0,125 mm, terdiri dari gelas volkanik (30%) dan mikrolit plagioklas (25%). Plagioklas (64%); sebagai fenokris (39%), berukuran 0,125-2,375 mm, bentuk prismatik panjang, euhedral-subhedral, terdapat zonasi, kembaran Albit dan Carlsbad, komposisi andesin-labradorit (An34-An57), terdapat inklusi mineral opak dan piroksen; sebagai massa dasar (25%), berukuran <0,125 mm, segar, colorless. (A1-A5) Piroksen (3%); sebagai fenokris (3%); terdiri dari klinopiroksen, berukuran 0,125- 1,375 mm, segar, bentuk prismatik, subhedral-anhedral, terdapat inklusi mineral opak dan plagioklas. (D2) Mineral opak (3%); sebagai fenokris (3%) berukuran 0,125-0,25 mm, euhedralsubhedral. (B1) Gelas volkanik (30%); sebagai massa dasar (30%), colorless. (Pratama, 2015)
  31. 2. Satuan Aliran Piroklastik Malabar Breksi piroklastik, coklat, lapuk, sortasi

    buruk, kemas terbuka, fragmen berukuran lapili-blok (1cm - 2m), fragmen litik andesit, matriks debu kasar Lokasi berada di sebelah selatan Sisa Gunungapi Baleendah dan di sebelah timurlaut Gunung Malabar. Singkapan berada di dinding sungai, tepatnya di dekat percabangan sungai, kondisi lapuk, berdimensi 1x1 m (menerus di sepanjang sungai sekitar 5m. S N Titik pengambilan gambar Sayatan sampel Tuf Gelas (matriks breksi piroklastik) (Pratama, 2015) 07/08/2021 12.56 795385, 9215376
  32. 2. Satuan Aliran Piroklastik Malabar Sayatan tipis tuf gelas; tekstur

    klastik; terpilah sedang; kemas terbuka; butiran (10%), terdiri dari litik tuf (5%), mineral opak (3%), plagioklas (2%), berukuran 0,125-2,5 mm, menyudut tanggung-menyudut; matriks (70%) terdiri dari gelas volkanik (65%) dan mineral opak (5%); porositas (20%). Mineral opak (8%); hadir sebagai butiran (3%), berukuran 0,125-0,375 mm, prismatik-granular, menyudut tanggung-menyudut; sebagai matriks (5%), gelap, berukuran <0,125 mm. (C3) Litik Tuf (5%); hadir sebagai butiran (5%), berukuran 0,125-2,5 mm, prismatikgranular, menyudut tanggung-menyudut, lapuk. (E2-E5) Plagioklas (2%); hadir sebagai butiran (2%), berukuran 0,5 mm, prismatik, menyudut, lapuk. Gelas volkanik (65%); hadir sebagai matriks (65%), colorless. (Pratama, 2015) Sayatan sampel Tuf Gelas (matriks breksi piroklastik) (Pratama, 2015)
  33. 3. Satuan Aliran Piroklastik Malabar 2 Breksi piroklastik, coklat, lapuk,

    sortasi buruk, kemas terbuka, fragmen membundar tanggung- menyudut, fragmen berukuran lapili-blok (1cm – 30cm), fragmen (20%) litik andesit (50%), matriks debu halus (80%) W E Berada di sungai yang berada di Curug Roda, lereng bagian Timur Gunung Malabar. Berada di sebelah barat Hutan Pinus. Kondisi lapuk sebagian Titik pengambilan gambar Sayatan sampel Andesit (fragmen breksi piroklastik) (Pratama, 2015) 26/08/2021 15.30 795166, 9212421
  34. 3. Satuan Aliran Piroklastik Malabar 2 Sayatan tipis andesit; hipokristalin;

    porfiritik; fenokris (35%), terdiri dari plagioklas (25%) dan mineral opak (10%), berukuran 0,125-0,75 mm, subhedral-euhedral; massa dasar (65%), terdiri dari gelas volkanik (55%) dan mikrolit plagioklas (10%), berukuran <0,125 mm; tekstur khusus trakhitik. Plagioklas (total 35%); sebagai fenokris (25%) berukuran 0,125-0,75 mm, bentuk prismatik, euhedral-subhedral, segar, terdapat zonasi, kembaran Albit dan Carlsbad, komposisi oligoklas-labladorit (An30-An56), terdapat inklusi mineral opak, sebagai massa dasar (10%), berukuran <0,125 mm, segar, colorless. (C3-D3) Mineral opak (total 10%); sebagai fenokris (10%), berukuran 0,125-0,3 mm, gelap, euhedral-subhedral. (E4) Gelas volkanik (total 55%); sebagai massa dasar (55%), colorless. (Pratama, 2015) Sayatan sampel Andesit (fragmen breksi piroklastik) (Pratama, 2015)
  35. 4. Satuan Aliran Piroklastik Malabar 3 N S Breksi piroklastik,

    coklat, lapuk, sortasi buruk, kemas terbuka, fragmen mennyudut tanggung - menyudut, fragmen berukuran lapili-blok (1cm – 8cm), fragmen (25%) litik andesit (100%), matriks debu halus (75%) Singkapan yang berada di dinding sungai yang berorientasi relatif baratdaya-timurlaut dan berada di lereng bagian timur Gunung Malabar, berdimensi 1,5 x 80 cm (memanjang di sepanjang sungai) Titik pengambilan gambar Sayatan sampel Andesit Piroksen (fragmen breksi piroklastik) (Pratama, 2015) 08/08/2021 13.34 795173, 9210717
  36. 4. Satuan Aliran Piroklastik Malabar 3 Sayatan tipis andesit piroksen;

    hipokristalin; porfiritik; fenokris (25%), terdiri dari plagioklas (15%), piroksen (6%), dan mineral opak (4%) berukuran 0,25-2,25 mm, euhedral-subhedral; massa dasar (75%) terdiri dari gelas volkanik (40%) dan mikrolit plagioklas (30%), piroksen (5%), berukuran <0,25 mm. Plagioklas (45%); sebagai fenokris (15%) berukuran 0,25-2,25 mm, bentuk prismatik, euhedral-subhedral, segar, terdapat zonasi, kembaran Albit dan Carlsbad, komposisi oligoklas-andesin (An27-An49), terdapat inklusi mineral opak dan piroksen; sebagai massa dasar (30%), berukuran <0,25 mm, segar, colorless. (B1- A2) Piroksen (11%); terdiri dari klinopiroksen (9%) dan ortopiroksen (2%); sebagai fenokris (6%), berukuran 0,25-,125 mm, bentuk prismatik, euhedral-subhedral, segar, terdapat inklusi plagioklas dan mineral opak; sebagai masa dasar (5%), ukuran <0,25 mm. (B3-A4) Mineral opak (4%); sebagai fenokris (4%) berukuran 0,25-0,625 mm, euhedralsubhedral. (A4) Gelas volkanik (40 %), sebagai massa dasar (40%), colorless. (Pratama, 2015) Sayatan sampel Andesit Piroksen (fragmen breksi piroklastik) (Pratama, 2015)
  37. 5. Satuan Lava Malabar Andesit Basaltik, segar, abu- abu gelap,

    tekstur porfiritik, inequigranular, hipokristalin, fenokris (20%), berupa plagioklas, masa dasar afanitik (80%) Lokasi berada di sebelah timur Gunung Malabar. Singkapan andesit berdimensi 50 x 10 m. Dibagian singkapan sebelah timurlaut ditemukan semacam kontak antara andesit dengan breksi piroklastik SW NE Titik pengambilan gambar Sayatan sampel Andesit (Pratama, 2015) 09/08/2021 12.37 793486, 9210310
  38. 5. Satuan Lava Malabar Sayatan tipis andesit; hipokristalin; porfiritik; fenokris

    (40%), terdiri dari plagioklas (30%) dan mineral opak (10%), berukuran 0,1-0,75 mm, subhedral-euhedral; massa dasar (60%), terdiri dari gelas volkanik (50%) dan mikrolit plagioklas (10%), berukuran <0,1 mm; tekstur khusus trakhitik. Plagioklas (total 40%); sebagai fenokris (30%) berukuran 0,1-0,75 mm, bentuk prismatik, euhedral-subhedral, segar, terdapat zonasi, kembaran Albit dan Carlsbad, komposisi oligoklas-labladorit (An30-An56), terdapat inklusi mineral opak,; sebagai massa dasar (10%), berukuran <0,1 mm, segar, colorless. (A3-B4) Mineral opak (total 10%); sebagai fenokris (10%), berukuran 0,1-0,3 mm, euhedralsubhedral. (B4) Gelas volkanik (total 50%); sebagai massa dasar (50%), colorless. (Pratama, 2015) Sayatan sampel Andesit (Pratama, 2015)
  39. 6. Satuan Lava Malabar 2 S N Andesit, segar, abu-abu-putih,

    tekstur porfiritik, inequigranular, hipokristalin, fenokris (30%), berupa plagioklas (40%), kuarsa (40%), hornblende (20%), masa dasar afanitik (80%) Singkapan bongkah andesit yang berada di lereng sebelah timur Gunung Malabar. Tersebar sekitar 20 m keatas lereng dari titik singkapan. Sayatan sampel Andesit Piroksen (fragmen breksi piroklastik) (Pratama, 2015) Titik pengambilan gambar 09/08/2021 12.15 793251, 9210349
  40. 6. Satuan Lava Malabar 2 Sayatan tipis andesit piroksen; hipokristalin;

    porfiritik; fenokris (45%), terdiri dari plagioklas (31%), piroksen (11%), dan mineral opak (3%), berukuran 0,125-1,75 mm, subhedral- euhedral; massa dasar (55%), terdiri dari gelas volkanik (30%), plagioklas (20%), piroksen (5%), berukuran <0,125 mm. Plagioklas (51%); sebagai fenokris (31%) berukuran 0,125-1,75 mm, bentuk prismatik panjang, euhedral-subhedral, segar, terdapat zonasi, kembaran Albit- Carlsbad, komposisi andesin (An21-An26), terdapat inklusi mineral opak dan piroksen; sebagai massa dasar (20%), berukuran <0,125 mm, segar, colorless. (B2-B3) Piroksen (16%); terdiri dari ortopiroksen (10%) dan klinopiroksen (6%); sebagai fenokris (11%), berukuran 0,125-0,75 mm, bentuk prismatik, euhedral-subhedral, segar, terinklusi oleh mineral opak dan plagioklas, terkorosi oleh mineral opak dan plagioklas; sebagai massa dasar (5%), berukuran <0,125 mm. (A1-A3) Mineral opak (3%); sebagai fenokris (3%), berukuran 0,125-1 mm, euhedralsubhedral. (C5) Gelas volkanik (30%), sebagai massa dasar (30%), colorless. (Pratama, 2015) Sayatan sampel Andesit Piroksen (fragmen breksi piroklastik) (Pratama, 2015)
  41. 7. Satuan Lava Malabar 3

  42. 8. Satuan Jatuhan Piroklastik Malabar 3

  43. 9. Satuan Lahar Malabar 2 Breksi laharik, lapuk, cokelat gelap,

    ukuran fragmen lapilli- blok (2 cm-70 cm), membundar- menyudut tanggung, kemas terbuka, sortasi buruk, fragmen terdiri dari litik andesit, matriks debu kasar-lapili berupa litik dan gelas volkanik. S N Singkapan breksi laharik yang berada di dinding sungai Cisumur yang berorientasi baratdaya-timurlaut, berada disebelah timur dari lereng Gunung Tikukur, singkapan berdimensi 4 x 2,5 m (memanjang di sepanjang dinding sungai), kondisi lapuk Sayatan sampel Tuf Litik (Fischer, 1966) (matriks breksi laharik) (Pratama, 2015) Titik pengambilan gambar Sayatan sampel Tuf Litik (Fischer, 1966) (Pratama, 2015) 01/09/2021 14.56 795762, 9218452
  44. 9. Satuan Lahar Malabar 2 Sayatan sampel Tuf Litik (Fischer,

    1966) (matriks breksi laharik) (Pratama, 2015) Sayatan sampel Tuf Litik (Fischer, 1966) (Pratama, 2015) Sayatan tipis tuf litik; tekstur klastik; terpilah buruk; kemas terbuka; butiran (65%), terdiri dari litik andesit (50%), ortoklas (4%), plagioklas (4%), piroksen (2%), mineral opak (2%), kuarsa (1%), hornblenda (1%), dan litik tuf (1%), berukuran 0,125-1,5 mm, menyudut tanggung-menyudut; matriks (10%) terdiri dari gelas volkanik (8%) dan mineral opak (2%); porositas (25%). Litik andesit (50%); menyudut tanggung, berukuran 0,5-1,5 cm (A1-A2). Plagioklas (4%); hadir sebagai butiran (4%), berukuran 0,125-1,5 mm, prismatik, menyudut, segar, terdapat zonasi, kembaran albit, terinklusi mineral opak; sebagai matriks (15%), colorless, berukuran <0,125 mm. Mineral opak (4%); hadir sebagai butiran (2%), berukuran 0,125-0,5 mm, prismatikgranular, menyudut tanggung-membundar; sebagai matriks (2%), berukuran <0,125 mm. (B1) Ortoklas (4%); hadir sebagai butiran (4%), berukuran 0,125-0,5 mm, prismatik, menyudut tanggung-membundar, segar. (A4) Piroksen (2%); terdiri dari ortopiroksen (2%); hadir sebagai butiran (2%), berukuran 0,125- 0,625 mm, prismatik, menyudut, segar, terinklusi oleh mineral opak. (A3). Kuarsa (1%); hadir sebagai butiran (1%), berukuran 0,125-1 mm, granular, menyudut, segar, embayment. (D1) Hornblenda (1%); hadir sebagai butiran (1%), berukuran 0,125-0,625 mm, prismatik, menyudut, segar, terinklusi oleh mineral opak; opak rim. (B3-C4) Litik Tuf (1%); hadir sebagai butiran (1%), berukuran 0,125-0,25 mm, menyudut tanggung. (C3). Gelas volkanik (8%); hadir sebagai matriks (8%), teroksidasi sebagian. (Pratama, 2015)
  45. 10. Satuan Aliran Piroklastik Puntang 2 Breksi piroklastik, hitam-coklat keabu-abuan,

    lapuk sebagian, sortasi buruk, kemas terbuka, fragmen berukuran lapili-blok (5mm - 20cm), membundar tanggung - menyudut, fragmen litik andesit (20%), matriks debu halus-kasar berwarna coklat kemerahan (80%). Lokasi berada di sebelah selatan Sisa Gunungapi Baleendah dan sebelah utara Gunung Malabar. Singkapan berada di dinding kelokan sungai yang arah alirannya secara umum berorientasi baratdaya-timurlaut. Terdapat air terjun kecil di kelokan tersbeut. Terdapat rembesan air yang keluar dari celah batuan. Singkapa berdimensi 11 x 2 m yang memanjang di dinding sungai, kondisi lapuk SW NE Titik pengambilan gambar Sayatan sampel Tuf Gelas (Fischer, 1966) (matriks breksi piroklastik) (Pratama, 2015) 06/08/2021 13.14 793487, 9216803
  46. 10. Satuan Aliran Piroklastik Puntang 2 Tuf gelas; tekstur klastik;

    terpilah sedang; kemas terbuka; butiran (35%) terdiri dari plagioklas (13%), litik tuf (10%), litik andesit (5%), mineral opak (5%), hornblende (2%), berukuran 0,3– 2,5 mm, menyudut tanggung-menyudut; matriks (65%) terdiri dari gelas volkanik berukuran <0,3 mm. Plagioklas (13%); sebagai butiran (3%) berukuran 0,3-1,75 mm, bentuk prismatic panjang, menyudut tanggung-menyudut, terdapat inklusi mineral opak. Litik Tuf (10%); sebagai butiran (10%), berukuran 0,3-2,5 mm, menyudut tanggung- menyudut, lapuk. (B4) Mineral opak (5%); sebagai butiran (5%), berukuran 0,3-1 mm, prismatik-granular, menyudut tanggung-menyudut. (B2) Litik andesit (5%); sebagai butiran (15%), berukuran 0,3-2,5 mm, menyudut. Hornblenda (2%); sebagai butiran (2%), berukuran 0,3-2,5 mm, bentuk prismatik, menyudut, segar, terinklusi oleh mineral opak, terkorosi oleh mineral opak. Gelas volkanik (65%), sebagai massa dasar (65%), colorless. (Pratama, 2015) Sayatan sampel Tuf Gelas (Fischer, 1966) (matriks breksi piroklastik) (Pratama, 2015)
  47. 11. Satuan Lava Puntang Andesit, abu-abu dengan bintik putih, segar,

    porfiritik, subhedral, hipokristalin, hipidiomorfik granular, fenokris plagioklas 35%, hornblenda 20%, dan sedikit piroksen 10%. Massa dasar mineral mafik 35% Singkapan berdimensi 4 x 1 m kondisi segar, berwarna coklat kehitaman, sebagian berada di bawah sungai SW NE Titik pengambilan gambar
  48. 12. Satuan Lava Puntang 2 Singkapan berdimensi 2 x 1

    m kondisi segar, berwarna coklat kehitaman, sebagian berada di bawah sungai Abu-abu dengan bintik putih, segar, porfiritik, subhedral, hipokristalin, hipidiomorfik granular, fenokris plagioklas 35%, hornblenda 20%, dan sedikit piroksen 10%. Massa dasar mineral mafik 35% Titik pengambilan gambar
  49. 13. Satuan Lava Puntang 3

  50. 14. Satuan Jatuhan Piroklastik Puntang Lapili tuf, lapuk, cokelat gelap,

    butir berukuran debu halus-lapili (maksimal 2 cm), sortasi sedang, kemas terbuka, komponen berupa litik andesit, litik dan gelas volkanik. Tuf, lapuk, coklat terang, butir berukuran debu halus, sortasi baik, kemas tertutup Singkapan perselingan tuf-lapilli tuf berukuran 2 x 1,8 m berada di sebelah kiri dinding sungai yang berorientasi baratdaya-timurlaut, kondisi lapuk SW NE Titik pengambilan gambar Sayatan sampel Tuf Gelas (Fischer, 1966) (matriks breksi piroklastik) (Pratama, 2015) 24/08/2021 14.48 794414, 9217462
  51. 14. Satuan Jatuhan Piroklastik Puntang Sayatan tipis berupa tuf gelas;

    tekstur klastik; terpilah sedang; kemas terbuka; butiran (15%), terdiri dari litik tuf (6%), plagioklas (5%), mineral opak (4%), berukuran 0,1-2,5 mm, menyudut tanggung-menyudut; matriks (85%) terdiri dari gelas volkanik (75%) dan mineral opak (10%). Mineral opak (14%); hadir sebagai butiran (2%), berukuran 0,125-0,625 mm, prismatik- granular, menyudut tanggung-membundar; sebagai matriks (15%), berukuran <0,125 mm. (E2) Litik Tuf (6%); hadir sebagai butiran (6%), berukuran 0,1-2,5 mm, menyudut, lapuk. (A2-A4) Plagioklas (5%); hadir sebagai butiran (5%), berukuran 0,1-1,25 mm, prismatik, menyudut, segar-lapuk, terdapat inklusi opak dan biotit. Gelas volkanik (75%); hadir sebagai matriks (60%), teroksidasi sebagian. (Pratama, 2015) Sayatan sampel Tuf Gelas (Fischer, 1966) (matriks breksi piroklastik) (Pratama, 2015)
  52. 15. Satuan Lahar Puntang Abu-abu, segar, sortasi buruk, kemas terbuka,

    ukuran fragmen blok 10-50m, bentuk menyudut, terdiri dari litik dasit/andesit (40%), dan matrik berukuran debu kasar-lapili (60 %), terdiri dari litik andesit/dasit, plagioklas, dan gelas. Singkapan berdimensi 10 x 2 m kondisi segar, berwarna coklat kehitaman, sebagian berada di bawah sungai Titik pengambilan gambar Sayatan sampel andesit horblenda (fragmen breksi laharik) (Ramdhan, 2015)
  53. 15. Satuan Lahar Puntang Sayatan tipis berupa Andesit Hornblenda, tekstur

    hipokristalin, porfiritik, fenokris (50%) terdiri dari mineral plagioklas (30%), hornblende (15%), dan mineral opak (5%), berukuran 0,25 - 1,5 mm, subhedral-euhedral, masa dasar (50%) berukuran <0,1 mm, terdiri dari mikrolit plagioklas (30%), mineral opak (10%), dan gelas volkanik (10%) (Ramdhan, 2015) Sayatan sampel andesit horblenda (fragmen breksi laharik) (Ramdhan, 2015)
  54. 16. Satuan Aliran Piroklastik Gambung Breksi piroklastik, coklat keabu-abuan, lapuk,

    sortasi buruk, kemas terbuka, fragmen berukuran lapili- blok (5mm-50cm), fragmen litik andesit, matriks debu kasar Lokasi berada di sebelah timur Gunung Malabar. Singkapan berada di dinding dan dasar sungai yang memiliki orientasi arah aliran baratdaya- timurlaut, kondisi lapuk, berwarna coklat keabu- abuan berdimensi 3x2 m (memanjang disepanjang sungai) SW NE Sayatan sampel Tuf Gelas (Fischer, 1966) (matriks breksi piroklastik) (Pratama, 2015) Titik pengambilan gambar 07/08/2021 09.25 797402, 9210925
  55. 16. Satuan Aliran Piroklastik Gambung Sayatan tipis tuf gelas; tekstur

    klastik; terpilah buruk; kemas terbuka; butiran (20%), terdiri dari plagioklas (9%), litik andesit (7%), litik tuf (3%), mineral opak (1%), berukuran 0,125 mm-0,5 cm, menyudut tanggung-menyudut; matriks (75%), terdiri dari gelas volkanik (60%), dan mineral opak (15%); porositas (5%). Mineral opak (16%); hadir sebagai butiran (1%), berukuran 0,125-0,5 mm, prismatik- granular, menyudut tanggung-menyudut; sebagai matriks (16%), berukuran <0,125 mm. (D5) Plagioklas (9%); hadir sebagai butiran (9%), berukuran 0,125-0,5 mm, prismatik, menyudut, segar-lapuk, kembaran albit, terdapat inklusi mineral piroksen dan mineral opak; sebagian tergantikan oleh oksida besi. (D1) Litik Andesit (7%); hadir sebagai butiran (7%), berukuran 0,1-5 mm, menyudut. (B5- E5) Litik Tuf (3%); hadir sebagai butiran (3%), berukuran 0,125-0,25 mm, menyudut tanggung, segar. (B2) Gelas volkanik (60%), hadir sebagai matriks (60%), teroksidasi sebagian. (Pratama, 2015) Sayatan sampel Tuf Gelas (Fischer, 1966) (matriks breksi piroklastik) (Pratama, 2015)
  56. 17. Satuan Kubah Lava Mekarjaya Andesit, segar, abu-abu-putih, inequigranular, porfiritik,

    hipokristalin, fragmen (30%) terdiri dari plagioklas (45%), kuarsa (35%), dan biotit (20%), matriks (70%) abu-abu, afanitik Bongkah andesit berukuran 1,2 x 0,6 cm, kondisi segar, berada di atas bukit bagian utara Gunung Malabar N S Titik pengambilan gambar Sayatan sampel Tuf Gelas (Fischer, 1966) (matriks breksi piroklastik) (Pratama, 2015) 01/09/2021 11.59 792158, 9214375
  57. 17. Satuan Kubah Lava Mekarjaya Sayatan tipis andesit piroksen; hipokristalin;

    porfiritik; fenokris (35%), terdiri dari plagioklas (25%), piroksen (5%), kuarsa (3%), dan mineral opak (2%), berukuran 0,125-2,5 mm, subhedral-euhedral; massa dasar (65%), terdiri dari gelas volkanik (35%) dan mikrolit plagioklas (30%), berukuran <0,125 mm. Plagioklas (55%); sebagai fenokris (25%), berukuran 0,125-2,5 mm, bentuk prismatik, subhedral, terdapat zonasi, kembaran Albit dan Carlsbad, komposisi andesin-labradorit (An27-An51), terdapat inklusi mineral opak; sebagai massa dasar (30%) berukuran <0,125 mm, segar, colorless. (D1-E1) Piroksen (5%); sebagai fenokris (5%); terdiri dari klinopiroksen (5%); berukuran 0.75 mm, bentuk prismatik, subhedral, terdapat inklusi mineral opak dan plagioklas. (A4-B3) Kuarsa (3%); sebagai fenokris (3%), berukuran 0,125-0,25 mm, subhedral, terinklusi mineral opak. Mineral opak (2%); sebagai fenokris (2%) berukuran 0,125-0,375 mm, euhedralsubhedral. (E5) Gelas volkanik (30%), sebagai massa dasar (30%), colorless. (Pratama, 2015) Sayatan sampel Tuf Gelas (Fischer, 1966) (matriks breksi piroklastik) (Pratama, 2015)
  58. Struktur Geologi 1. Sesar Mengiri Turun Citiis Shear Fracture 1

    N23oE/89o Shear Fracture 2 N71oE/89o Bidang Sesar N50oE/89o Netslip 2o, N50oE T1 2o, N46oE T2 88o, N191oE T3 1o, N316oE Rake 2o Pergerakan Mengiri Turun Nama Sesar (Rickard, 1972) Left Slip Fault
  59. Struktur Geologi 2. Sesar Menganan Naik Pangauban Shear Fracture 1

    N322oE/25o Shear Fracture 2 N217oE/79o Bidang Sesar N232oE/55o Netslip 44o, N275oE T1 31o, N286oE T2 25o, N32oE T3 48o, N153oE Rake 59o Pergerakan Menganan Naik Nama Sesar (Rickard, 1972) Right Reverse Slip Fault
  60. Struktur Geologi 3. Sesar Mengiri Turun Artapela Shear Fracture 1

    N322oE/80o Shear Fracture 2 N188oE/77o Bidang Sesar N206oE/71o Netslip 17o, N212oE T1 27o, N165oE T2 63o, N341oE T3 1o, N75oE Rake 16o Pergerakan Mengiri Turun Nama Sesar (Rickard, 1972) Normal Left Slip Fault
  61. Struktur Geologi 4. Sesar Mengiri Turun Pangauban Shear Fracture 1

    N317oE/77o Shear Fracture 2 N18oE/44o Bidang Sesar N59oE/45o Netslip 12o, N226oE T1 30o, N4oE T2 42o, N125oE T3 33o, N251oE Rake 18o Pergerakan Mengiri Turun Nama Sesar (Rickard, 1972) Normal Left Slip Fault
  62. Hidrogeologi dan Kualitas Airtanah Daerah Penelitian

  63. Peta Hidrogeologi

  64. Tipologi Akuifer Berdasarkan Mandel dan Shiftan (1981) dalam Irawan dan

    Puradimaja (2012) tipologi akuifer daerah penelitian merupakan tipologi akuifer gunungapi Tipologi Akuifer Gunungapi (Mandel & Shiftan dalam Irawan & Puradimaja (2012)
  65. Jenis Mata Air Berdasarkan Fetter (2014), daerah penelitian memiliki jenis

    mata air rekahan dan mata air depresi (terbentuk akibat muka airtanah yang terpotong oleh topografi) Zona Rekahan Mata Air Depresi Mata Air Rekahan 12/08/2021 14.55 794456, 9217550 13/08/2021 12.15 794456, 9217550
  66. Satuan Akuifer Rekahan Andesit Akuifer ini tergolong akuifer bebas yang

    tersusun atas litologi breksi piroklastik. MAT berada pada elevasi 230 – 345 mdpl. Mata air pada akuifer ini merupakan mata air rekahan. Pada akuifer ini terdapat data sebanyak 5 mata air. 13/08/2021 12.15 794456, 9217550 09/08/2021 10.33 794096, 9210539
  67. Satuan Akuifer Breksi Piroklastik Akuifer ini tergolong akuifer bebas yang

    tersusun atas litologi breksi piroklastik. MAT berada pada elevasi 230 – 345 mdpl. Mata air pada akuifer ini merupakan mata air depresi. Pada akuifer ini terdapat data sebanyak 33 mata air dan 4 sumur. 26/08/2021 10.44 794481, 9212327 24/08/2021 10.28 797683, 9212817
  68. Satuan Akuifer Tuf-Lapili Akuifer ini tergolong akuifer bebas yang tersusun

    atas litologi tuf-lapili. MAT berada pada elevasi 230 – 345 mdpl. Mata air pada akuifer ini merupakan mata air depresi. Pada akuifer ini terdapat data sebanyak 5 mata air dan 1 sumur. 06/08/2021 11.26 793296, 9217901 12/08/2021 14.55 794456, 9217550
  69. Satuan Akuifer Breksi Laharik Akuifer ini tergolong akuifer bebas yang

    tersusun atas litologi breksi laharik. MAT berada pada elevasi 230 – 345 mdpl. Mata air pada akuifer ini merupakan mata air depresi. Pada akuifer ini terdapat data sebanyak 2 mata air dan 1 sumur. 12/08/2021 09.12 796196, 9217264 12/08/2021 09.12 796319, 9217211
  70. Diagram Piper

  71. Diagram Stiff

  72. None
  73. Peta Persebaran Nilai TDS

  74. Peta Persebaran Nilai pH

  75. Peta Kualitas Airtanah

  76. Sintesis Geologi

  77. Kesimpulan

  78. TERIMA KASIH 01

  79. Struktur Geologi 1. Sesar Mengiri Turun Citiis Shear Fracture 1

    N23oE/89o Shear Fracture 2 N71oE/89o Bidang Sesar N50oE/89o Netslip 2o, N50oE T1 2o, N46oE T2 88o, N191oE T3 1o, N316oE Rake 2o Pergerakan Mengiri Turun Nama Sesar (Rickard, 1972) Left Slip Fault
  80. Struktur Geologi 2. Sesar Menganan Naik Pangauban Shear Fracture 1

    N322oE/25o Shear Fracture 2 N217oE/79o Bidang Sesar N232oE/55o Netslip 44o, N275oE T1 31o, N286oE T2 25o, N32oE T3 48o, N153oE Rake 59o Pergerakan Menganan Naik Nama Sesar (Rickard, 1972) Right Reverse Slip Fault
  81. Struktur Geologi 3. Sesar Mengiri Turun Artapela Shear Fracture 1

    N322oE/80o Shear Fracture 2 N188oE/77o Bidang Sesar N206oE/71o Netslip 17o, N212oE T1 27o, N165oE T2 63o, N341oE T3 1o, N75oE Rake 16o Pergerakan Mengiri Turun Nama Sesar (Rickard, 1972) Normal Left Slip Fault
  82. Struktur Geologi 3. Sesar Mengiri Turun Artapela Shear Fracture 1

    N317oE/77o Shear Fracture 2 N18oE/44o Bidang Sesar N59oE/45o Netslip 12o, N226oE T1 30o, N4oE T2 42o, N125oE T3 33o, N251oE Rake 18o Pergerakan Mengiri Turun Nama Sesar (Rickard, 1972) Normal Left Slip Fault