di tahun 1971 yang bertuliskan kalimat “QWERTYUIOP” menjadi cikal bakal mewabahnya penggunaan media sosial di dunia maya. Ray adalah ilmuwan yang tergabung dalam proyek ARPANET ((Advanced Research Project Agency Network) . Sebuah jaringan komputer yang dibuat oleh ARPA (Advanced Research Project Agency) dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969. ARPANET difungsikan sebagai sarana percobaan teknologi jaringan komputer terbaru pada zamannya, seperti teknologi packet switching dan menjadi permulaan berdirinya Internet yang ada sekarang. Tujuan pembuatan teknologi Internet memang untuk menghubungan manusia satu dengan lainnya tanpa ada batasan ruang dan waktu. Jadi , pada dasarnya Internet adalah sebuah media yang mempermudah manusia untuk melakukan hubungan sosial. Nah, media sosial berbasis teknologi internet ini terus mengalami perbaikan dan penyempurnaan dari tahun ke tahun. Awalnya kita hanya mampu berinteraksi dan berkomunikasi sesama manusia via email . Kemudian dalam perjalanan selanjutnya mulai ditemukan protokol baru dalam melakukan distribusi informasi yang kita kenal dengan nama website (WWW) generasi 1.0. Dan protokol website terus mengalami perbaikan yang membuatnya menjadi jauh lebih canggih dan interaktif. Protokol website generasi 2.0 yang akhirnya memunculkan beragam layanan jejaring sosial seperti yang kita kenal saat ini. Mulai dari Meetup, Friendster, MySpace, Wordpress, Facebook, Flickr, Youtube, Twitter hingga Pinterest. Ini semua membuat penggunaan internet sebagai media sosial semakin massal dan tak dapat dipisahkan lagi dari kehidupan manusia modern. Sekarang mari kita lihat lintasan sejarah media sosial di dunia maya: