Galakkan Pembaharuan Perilaku Burung

Processing

We had issues processing your talk
Ed59a5b80dd88ad7cdfb909844569ebc?s=47 mchamsou
October 03, 2019

Galakkan Pembaharuan Perilaku Burung

Gelaran rutin akhir bulan di gantangan agro community, minggu lalu (28/8) terbilang sukses. Padahal pada hari yang sama banyak gelaran latpres di sekitar Surabaya. Tidak kurang dari 800 peserta tumplek blek di gantangan yang baru umur setahun ini. Tak heran, puluhan kelas yang dipasang semuanya tuntas digeber.

Hanya saja, penilaian di gantangan yang areanya di Pasar Induk Agrobisnis Jatim di Jemundo Sidoarjo ini, secara bertahap seiring dinamika perburungan, tim juri melakukan pembaharuan penilaian soal perilaku burung. Hal ini dibenahi lantaran banyaknya ketidakpahaman sebagian besar peserta yang hadir di gelaran Agro Community. Bahkan jarang peserta berani bertanya atas keterbatasan pengetahuannya. Padahal pihak panitia (tim juri) siap memberikan penjelasan sejelas-jelasnya. (https://lagu.musikan.net/)

Oleh karena itu, pembaharuan uji penilaian soal perilaku burung terus digalakkan. Pertimbangannya agar semua peserta paham acuan penilaian yang berlaku di gantangan agro community. Meski dimata peserta yang hadir, mengaku kalau sosialisasi pembaharuan ini belum pernah diterangkan dari pihak panitia.”Kami atas tim juri agro community, terbuka bila ada peserta yang kurang paham soal hal ini, karena kalau semua peserta di agro bisa paham, kami yakin protesan peserta bakal berkurang,” tangkas Yono koorlap juri agro community.

Yang jelas, adanya pembaharuan perilaku ini, bakal memberikan wacana baru karena hanya digantangan ini semua perilaku burung masih mendapat toleransi, sepanjang perilaku tersebut ada batasan-batasan tertentu yang diatur dalam peraturan penilaian, yang artinya bila perilaku tersebut melebihi batas yang sudah diatur dalam peraturan penilaian, bisa mengurangi penilaian diakhir nominasi. Meski hal ini sifatnya masih flexibel bila irama lagu masih bisa diperjuangkan serta tidak ada burung yang bisa mengungguli materi lagu yang dimilikinya, burung tersebut mau gak mau masih tetap mendapat toleransi.

Kontes pekan lalu, sorotan perilaku burung cenderung pada cucak ijo. Pada umumnya perilaku burung cucak ijo yang ditemui di lapangan adalah dedes. sehingga perilaku ini tidak beda dengan penilaian yang diterapkan pada burung ocehan lainnya, bahkan burung love bird sekalipun. Teknisnya bila tim juri yang menemukan burung yang dedes, akan diberi tanda bendera khusus. Jika burung tersebut dilihat juri lebih dari 2 orang, aturannya burung tersebut tidak mendapatkan peluang koncer 123, tapi bila hanya 2 bendera saja burung tersebut masih bisa mendapatkan toleransi dengan catatan irama lagunya juga menunjang.

Sementara love bird masih dominan lomba, banyak burung baru muncul bersaing dengan burung lawas yang sering masuk di jalur juara. Satu diantaranya Bebelac 123 andalan Maulana Kebraon Surabaya. Bahkan di event ini, Bebelac sempat naik podium utama dua kali, sekali juara dua. Sementara tak kalah hebohnya, aksi Kustono love birdnya Aba Yudi dari Lawang Malang yang berhasil cetak 4 kali juara satu. Meski tidak terekspos, aksinya Kustono jadi buah bibir kalangan peserta dan juri.

Di even ini yang juga turut meramekan duta pak de karwo yang dikawal langsung Heri Sugiono ketua PBI Cabang Surabaya. Bahkan banyak amunisinya dan semuanya masuk dijalur juara. Kecuali Profesor kenari andalan politikus Golkar ini sukses naik podium utama dua kali. Di event ini, Heri mengaku di selain sosialisasi duta pak de karwo, juga pemanasan menuju ajang bergengsi di Piala Raja. “Di Jogja nanti, sama tujuannya, selain sosialisasi juga silahturahmi pada rekan-rekan kicaumania mumpung kumpul semua para tokoh perburungan,” tandas Heri. “Namun, di Jogja nanti kami tidak ada target juara, murni silahturahmi,” tambahnya sembari mengaku di Piala raja nanti renacananya kami ada kesepakatan akan bangun duta bersama dengan beberapa tokoh-tokoh tersebut, timpalnya dalam obrolan penutup.nb1

Sumber = https://kicau.siburung.com/

Ed59a5b80dd88ad7cdfb909844569ebc?s=128

mchamsou

October 03, 2019
Tweet