materi berbentuk soft copy sebagai bahan belajar mandiri. Menengah Unsur tatap muka mulai dikurangi prosentasenya, beberapa materi di upload di internet, tugas-tugas diberikan via internet (email, blog, dll). Tinggi Menggunakan learning management system (LMS), dimana proses pembelajaran sudah sepenuhnya berada di dunia maya. Distribusi materi pembelajaran, bimbingan dan penugasan sudah sepenuhnya menggunakan sarana LMS tersebut.
perangkat elektronik untuk mendukung belajar mengajar dengan media internet, jaringan komputer, maupun komputer standalone” LearnFrame.Com - Glossary of e-Learning Terms [Glossary, 2001]
apakah akan memanfaatkan materi pembelajaran elektronik atau tidak. • Komplemen (pelengkap) Materi pembelajaran elektronik diprogramkan untuk menjadi materi reinforcement (pengayaan) bagi peserta didik didalam mengikuti kegiatan pembelajaran konvensional. • Subtitusi (pengganti) Dapat secara fleksibel mengelola kegiatan pembelajaran sesuai dengan waktu dan aktivitas lain sehari – hari mahasiswa.
dapat dimanfaatkan peserta didik dan pengajar dalam proses pembelajaran • Membangun suasana pembelajaran yang menarik, apalagi hasil kerja peserta didik dapat ditampilkan pada blog. Mereka tidak hanya senang, tapi bangga. • Mengajak peserta didik untuk lebih mandiri. • Mengembangkan profesionalisme pengajar, khususnya dalam proses mengikuti perkembangan teknologi dan keterampilan dalam menulis.
di web). • Muncul sekitar tahun 1997-an. • Cenderung lebih bersifat personal. • Isinya lebih bebas dan fleksibel. • Konten diperbarui berkala. • Lebih interaktif dengan pengunjung. • Kontennya lebih variatif (audio, video, teks, dll). • Menyediakan RSS Feed yang mengsindikasikan konten sehingga dapat dibaca oleh feed reader.
pemunculan informasi tertentu pada situs pencari. Image Building. Blogs berfungsi sebagai salah satu “channel” dalam membangun citra tertentu. Exploits The Niches. Membantu mengeksplorasi target pasar. Media & Public Relations. Blog adalah alat public relation yang luar biasa, dengan kemampuan memberikan sentuhan personal di dalam informasinya. Writer as Expert. Blog mempertegas penyampaian sudut pandang, pengetahuan dan kompetensi penulis terkait dengan bidang yang digeluti.
menulis, memposting dan mengomentari konten. Ease of setup. Dapat dibuat dalam beberapa menit saja, berbiaya murah dan tidak terlalu membutuhkan keahlian teknis khusus. Blogs carry a conversation. Blogger akan membicarakan blogger lainnya, sehingga terjadilah percakapan yang saling berjejaring dan berhubungan satu dengan lainnya.
melakukan link dengan para blogger lain, melalui posting, link list ataupun comment sehingga terjadi hubungan antar mereka yang memiliki peminatan / kegemaran serupa. Loved by search engines. Blog cenderung menghasilkan sebuah situs yang dilirik oleh situs pencari, sebab didalamnya kaya akan keyword, di-update secara berkala dan dipadati dengan link rujukan ke konten lain yang relevan.
+ Tidak dipusingkan pengelolaan server / hosting. - Mayoritas menggunakan sub domain. - Terselip iklan dari penyedia layanan. - Terbatasnya template atau desain. - Terbatasnya addon / plugin tambahan.
Memilih theme yang menarik • Beberapa situs penyedia theme gratis • Mendownload dan mengupload themes • Mengaktifkan theme • Memodifikasi theme • Mengganti gambar theme • Membuat footer pada Blog
• Buat / perbarui konten secara berkala. • Buat artikel yang menarik perhatian. • Fokus pada topik blog yang anda buat. • Video marketing / podcasting.